PKV Games dan Perjudian di Dalamnya yang Kriminogen

PKV Games dan Perjudian di Dalamnya yang Kriminogen

PKV Games mungkin sudah tak terdengar asing bagi mereka yang gemar bertaruh dalam dunia perjudian online. Bentuk perjudian saat ini memang berangsur-angsur terbentuk masif di dalam internet. Banyak orang yang sudah tidak melakukan judi konvensional, tetapi tinggal memanfaatkan gawai masing-masing yang dianggap lebih fleksibel. Namun ada beberapa hal yang tidak disadari oleh para pelaku judi tersebut.

 

Salah satunya adalah bahwa PKV Games bisa mendorong seseorang untuk melakukan tindak kriminal lainnya. Meskipun awalnya coba-coba atau iseng, perjudian akan terus menyeret seseorang secara mental. Lama- kelamaan, ia akan merasakan kerugian secara fisik dan nyata. Di bawah ini adalah beberapa tindak kriminal lain yang awalnya bisa bermula dari aktivitas perjudian. 

  1. Kriminalitas dalam Bentuk Kekerasan

Dampak negatif dari perjudian yang pertama adalah potensi timbulnya kasus kekerasan. Hal ini bisa berupa kekerasan terhadap pasangan, kekerasan pada anak, atau orang-orang lain yang terlibat dengan seorang pejudi di PKV Games. Sedangkan bentuk kekerasannya bisa berupa fisik, mental, maupun finansial.

Di dalam lingkungan perjudian, seseorang dimungkinkan untuk saling menipu, memboikot, menjegal, dan memanipulasi demi mendapatkan apa yang diinginkan. Sementara itu, seseorang yang kecanduan berjudi biasanya memiliki manajemen emosi yang rendah. Tentu kehidupan yang semacam ini sangatlah jauh dari kedamaian dan ketenangan.

Kekerasan bisa disebabkan karena banyaknya tekanan mental, seperti terlilit hutang, khawatir kalah taruhan, takut kalau-kalau ditangkap polisi, atau merasa dikejar-kejar oleh pihak lain yang merasa dirugikan. Seseorang bisa lepas kendali dan melakukan kekerasan, bahkan dalam situasi yang lebih berbahaya, ia bisa membunuh orang lain.

Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan meyebutkan bahwa pelaku bisa dipidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. Apabila penganiayaan tersebut menyebabkan luka berat, ancaman penjara bisa mencapai lima tahun, dan jika sampai menyebabkan kematian, pidana yang dijatuhkan adalah tujuh tahun penjara.

  1. Kriminalitas dalam Bentuk Penipuan

Alasan PKV Games dan situs perjudian online lainnya dilarang adalah karena aktivitas tersebut sangat rawan terjadi penipuan, baik yang dilakukan oleh agen atau bandar, antar pemain, atau pemain dengan pihak lain. Kenyataannya, bandar judi bisa memprogram permainan yang ada di situs perjudian mereka untuk menguntungkan dirinya sendiri.

Seorang bandar juga dimungkinkan melakukan hack terhadap akun para pemain di situsnya dan bisa mencuri uang yang didepositkan sebagai modal berjudi. Dari pemainnya sendiri, juga sering didapati melakukan penipuan atau pencurian demi mendapatkan modal berjudi. Tentu saja, akan banyak sekali pihak yang dirugikan dalam hal ini, dan usaha investasi di mesin perjudian sama saja dengan membuang uang dengan sia-sia. 

Pasal 378 KUHP menyatakan bahwa siapapun yang bermaksud menguntungkan diri sendiri secara melawan hukum, baik dengan memakai nama palsu, dengan tipu muslihat, ataupun serangkaian kebohongan, diancam tindak pidana paling lama empat tahun.

  1. Kriminalitas dalam Bentuk Money Laundering

Bentuk kejahatan lain yang sering bersinggungan dengan perjudian online seperti di PKV Games adalah money laundering, atau upaya menghilangkan jejak uang yang dihasilkan dari korupsi. Ini dilakukan agar perbuatannya tidak terlacak oleh pihak berwajib. Tentu hal ini adalah tindakan yang sangat licik dan bisa merugikan negara dalam jumlah yang sangat besar.

Dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 ini diatur tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang, yakni harta yang didapatkan bisa dari korupsi, penyuapan, narkotika, psikotropika, dan penyelundupan barang-barang lain. Pelakunya bisa diancam hukuman penjara paling lama 20 tahun dan denda sebesar 10 miliar rupiah. 

  1. Kriminalitas Penggunaan Zat-Zat Terlarang

Risiko berikutnya yang bisa menjerat seorang pecandu perjudian online PKV Games adalah kecanduan substansi lain, seperti alkohol dan obat-obatan terlarang. Lingkungan perjudian bersifat sangat toksik di mana orang-orang di dalamnya kemungkinan juga mengonsumsi bahan-bahan adiktif lainnya. Karena pada dasarnya, semua bentuk kecanduan merupakan pelarian seseorang dari masalahnya.

Banyak pemain judi yang menggunakan substansi terlarang ini untuk meredakan stres atau depresi yang dialami karena berjudi. Dan berdasarkan undang-undang, pengguna narkoba ini bisa dihukum penjara paling 4 tahun dan paling lama 12 tahun, untuk narkotika golongan I. Sedangkan narkotika golongan II, seseorang bisa dijatuhi hukuman paling singkat 3 tahun dan paling lama 10 tahun.

Perjudian sebagai Akar Kriminalitas

Hal yang perlu diketahui pertama-tama adalah bahwa perjudian bersifat kriminogen. Yakni suatu aktivitas ilegal yang bisa memicu terjadinya kejahatan yang lain. PKV Games atau bentuk-bentuk situs permainan judi yang lain, pada kenyataannya juga sudah didesain oleh para bandar sedemikian rupa agar para pemainnya betah dan bermain terus-menerus dan memungkinkan terjadinya kejahatan lain.

Hukuman yang tertera dalam pasal-pasal di atas merupakan bentuk dari hukuman berlapis yang bisa menjerat seorang pecandu judi yang juga melakukan tindak kriminalitas lain. Sementara itu, perbuatan judi yang dilakukan itu sendiri bisa dijerat UU ITE bagi siapapun yang bermain atau memungkinkan perjudian online ini bisa diakses, yakni berupa hukuman pidana penjara paling lama enam tahun dan denda satu miliar rupiah.

Nah, demikian tadi adalah beberapa bentuk kriminal yang bisa jadi berakar dari perjudian di PKV Games. Seseorang yang terlibat dengan perjudian dan juga terbukti melakukan tindak kriminal di atas, tentunya akan dijatuhi hukuman yang lebih berat dari pasal-pasal berlapis. Untuk itu, mari kita jaga diri dan orang-orang di sekitar kita dari dampak perjudian di atas. Semoga artikel di atas bermanfaat untuk Anda.

Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *